Minggu, 07 April 2013

"PERCAYA SAJA..."


"PERCAYA SAJA..."

Terkadang....
Tuhan patahkan semangat kita untuk selamatkan jiwa kita.
Tuhan remukkan hati kita untuk membuat kita utuh.
... Tuhan ijinkan kepedihan sehingga kita bisa lebih kuat.
Tuhan ijinkan kita keliru sehingga kita bisa rendah hati.
Tuhan ijinkan penyakit supaya kita lebih memperhatikan kesehatan kita.

Dia mau kita bisa belajar nilai dari segala yang Dia telah berikan pada kita.
Meskipun kita tidak selalu mengerti, semua yang Tuhan ijinkan terjadi selalu bertujuan baik. Ingat.., Tuhan tidak pernah merancangkan kecelakaan bagi anak-anakNya.

Yeremia 29:11
"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-ranca­ngan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Terkadang kita selalu memakai logika atau kekuatan pikiran kita, namun justru kekuatan pikiran kita memiliki keterbatasan.
Keterbatasan pikiran kita sebagai manusialah yang seringkali menyebabkan kita menganggap Tuhan tidak adil, sehingga kita sering menilai suatu kejadian dari sisi penilaian kita.

Yesaya 55:8-9
"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."

Tuhan lebih mengetahui apa yang baik bagi anak-anakNya. Ia mengetahui apa yang terjadi di masa lampau, sekarang dan hari esok.
Apa yang kita anggap sebagai tragedi atau kemalangan, belum tentu seperti itu. Bisa saja hal itu mendatangkan berkat pada akhirnya, dan kita baru akan mengetahuinya ketika Tuhan merampungkan karya-Nya.

Tetaplah berjalan di dalam jalan Tuhan dan Kebenaran-Nya..,­ Percayalah sepenuhnya pada pemeliharaan-Nya­. Dan kita perlu belajar dari keyakinan Rasul Paulus kepada Tuhan.

2 Timotius 1:12
"Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Ny­a kepadaku hingga pada hari Tuhan."

Apapun realita atau fakta hidup yang kita jalani.., Dia adalah Tuhan yang mengasihi kita dan Dia menganugerahkan yang terbaik bagi hidup kita.
Jadi..., PERCAYA SAJA pada-Nya!! ( By : ADS )

kebesaran Tuhan tetap tidak boleh ditukar dengan apa pun juga.


Dengan alasan serasional apa pun, kebesaran Tuhan tetap tidak boleh ditukar dengan apa pun juga, karena hal itu sungguh menyakitinya!!

Hakim 2:12
...
"Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN."

Dewasa ini ada banyak orang yang mengaku dirinya seorang Kristiani, namun demi alasan mencari nafkah, meraih jenjang karier yang lebih baik, atau mendapatkan kekasih/seseorang yang dicintainya, rela menukar keselamatan dan Tuhannya untuk kebahagiaan sesaat. Betapa sedihnya hati Tuhan melihat hal itu.

Bukankah kita yang seharusnya mati karena dosa telah digantikan-Nya di kayu salib karena begitu besar kasih-Nya kepada Kita?

Yohanes 3:16
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Tuhan adalah kasih, namun Tuhan kita pun adalah Tuhan yang adil, Ia menyediakan bagian yang setimpal bagi mereka yang bertoleransi dengan dosa dan berbalik dari jalan Tuhan.
Jangan pernah menukar iman dan Tuhan kita dengan apa pun yang ada di dunia ini. Barangsiapa menyangkal Tuhan di depan manusia, Tuhan juga akan menyangkal kita di depan Bapa!!

Matius 10:32-33
"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Sukses dan nama besar adalah fana, sedangkan iman berguna untuk kepentingan kekal, karena dengan iman kita beroleh hidup yang kekal.
Semenarik apa pun tawaran dari dunia, itu semua tidak dapat dibandingkan dengan kasih-Nya yang membawa keselamatan dan kebahagiaan kekal bagi setiap kita.